| Titian Endatu secara harfiah bermakna jembatan yang menghubungkan kita dengan jejak para leluhur. Ia bukan sekadar jalan fisik, melainkan rangkaian nilai, etika, dan spiritualitas yang diwariskan turun-temurun di tanah Aceh. Bagi masyarakatnya, adat istiadat bukanlah sekumpulan aturan kaku, melainkan napas kehidupan yang dijalankan dengan penuh khidmat, mulai dari penghormatan terakhir melalui ritual Tulak Kafarah , hingga kebersamaan dalam kenduri di meunasah. Buku ini menjadi ruang bagi lintas generasi untuk tetap terhubung dengan akar budaya mereka. Melalui tulisan-tulisan ini, kita melihat bagaimana nasihat orang tua dan kebiasaan nenek moyang menjadi kompas yang memandu langkah generasi muda dalam menghadapi dunia yang kian dinamis. Titian Endatu menyajikan kumpulan cerita kehidupan sehari- hari yang ditangkap melalui kacamata jujur para penulisnya. Didalamnya, kearifan lokal divisualisasikan bukan sebagai masa lalu yang usang, melainkan sebagai praktik hidup yang tetap dipertahankan. Setiap kisah dalam buku ini adalah pengingat bahwa sejauh apa pun kita melangkah, ada “titian” yang akan selalu membawa kita pulang pada jati diri dan kearifan yang takkan lekang oleh waktu. |
Prestasi Literasi
a. BERHASIL MENERBITKAN BUKU KATEGORI PENGALAMAN PRIBADI DENGAN JUDUL